MBRONGSONG DUKU PERAWATAN KHUSUS PADA DUKU MATESIH

MBRONGSONG DUKU PERAWATAN KHUSUS PADA DUKU MATESIH

DUKU MATESIH dari bentuk fisik dan dari rasa sepertinya tidak jauh berbeda dengan yang Buah Duku dari darah-daerah lainnya, kecuali bagi mereka yang benar benar sebagai Duku Mania mereka bisa tahu beda antara duku Matesih dengan duku dari daerah lainnya dari kulit buah begitu pula terutama dari rasa buahnya walau sudah tercampur satu wadah misalnya. Yang disebut dengan nama Duku Matesih sebenarnya tidak hanya berasal dari kecamatan Matesih melainkan Semua Buah Duku dari beberapa kecamatan sekitar di wilayah kabupaten Karanganyar, namun karena tanaman buah duku terbanyak ada di kecamatan Matesih menjadikan Buah duku dari Kabupaten Karanganuar lebih di kenal dengan sebutan DUKU MATESIH.

Yang menjadikan Duku Matesih berbeda dengan duku dari daerah lainnya adalah Buah duku di kabupaten Karanganyar mendapatkan perawatan lebih/Extra yang menjadikan Duku Matesih lebih unggul dari duku-duku lainnya, buktinya manakala duku duku dari daerah lain membanjiri pasaran memang berpengaruh dan membuat harga Buah Duku Jatuh, namun sejatuh-jatuhnya harga Buah Duku, Duku Matesih Tetap saja laku dengan harga yang lebih tinggi dari duku duku lainnya, karena Duku Matesih sudah punya pasar tersendiri dengan penggemar duku yang mungkin sudah fanatik dengan duku Matesih.

Salah satu Perawatan khusus yang membedakan buah Duku dari Kabupaten Karanganyar dengan buah duku dari daerah lain adalah ketika Buah Duku masih mentah dan mulai Suluh/Semburat kekuningan menuju matang buah duku di Brongsong/dibungkus pada dahannya.
MRONGSONG/MEMBUNGKUS DUKU PADA DAHANNYA
MBRONGSONG DUKU atau membungkus buah duku yang mulai semburat/suluh pada dahannya agar matang sempurna dan merata, Pekerjan ini tidak semua orang berani melakukan, hanya mereka yang berkeahlian khusus dan bernyali besar yang mampu melakukan, karena ada kalanya saat harus mrongsong di dahan yang sulit di gapai harus dengan bergelantungan dengan duduk pada seutas tali di atas ketinggian agar bisa mbrongsong/membungkus buah duku pada dahan yang jauh dan sulit di gapai itu. Jangankan melakukannya bagi yang tak beryali melihat saja tidak berani dan merasa ngeri lalu pergi tak sanggup melihat lagi.

BRONGSONG atau alat untuk Mbrongsong/membungkus Buah Duku pada dahannya yang terbaik sebenarnya adalah dengan Tapas. Tapas adalah lembaran selaput tipis yang terdapat Pada pohon kelapa, namun mustahil mendapatkan tapas dalam jumlah besar untuk memenuhi kebutuhan Mbrongsong Buah Duku. Pada umumnya Brongsong Duku di buat dari anyaman bambu yang di anyam dengan bentuk khusus sehingga mudah menutup/membungkus Buah duku Pada dahannya.

Akhir akhir ini Pengrajin Brongsong Duku Semakin Berkurang yang menjadikan harga Brongsong duku naik dan petani Buah duku mulai mencari alternatif Brongsong pembungkus buah duku ini. Alternatif lain untuk Mbronsong duku selain Brongsong dari anyaman bambu adalah dengan karung/kresek plastik. Brongsong dari karung Kresek plastik ini lebih murah dan praktis di banding dengan Brongsong dari anyaman bambu, namun untuk hasil akhir dari warna matang buah duku tetap lebih bagus yang menggunakan anyaman bambu.
MEMBUAT BRONGSONG DUKU DARI KARUNG KRESEK PLASTIK
BRONGSONG DUKU DARI KARUNG KRESEK PLASTIK dibuat dengan membelah karung plastik menjadi empat bagian. Jika karung/kresek Plastik langsung di belah begitu saja dengan benda tajam. karung plastik yang terdiri dari anyaman anyaman benang plastik ini akan mudah terlepas, tidak awet dan tidak bisa di gunakan lagi untuk berikutnya. Agar awet dalam membelah karung plastik untuk di jadikan Brongsong duku dengan membakar arit/sabit sampai panas lalu di pakai membelah Karung/kresek plastik sehingga benang-benang plastik satu dengan yang lainnya menyatu dan tidak mudah terlepas yang menjadikan Brongsong dari karung/kresek plastik ini awet dan bisa di gunakan untuk tahun berikutnya.
BRONGSONG DUKU DARI KARUNG BERWARNA WARNI
 Dari berbagai macam jenis Karung/kresek plastik yang ada paling baik untuk dijadikan Brongsong Duku adalah karung yang berlubang-lubang karena jarangnya anyaman benang sebagai contoh bekas karung bungkus bawang dan sejenisnya. Dibandingkan karung yang biasa yang rapat ayaman nya karung jenis yang anyamannya jarang jarang ini lebih baik, Ketika untuk Mrongsong duku cahaya masih bisa menembus buah yang menjadikan warna kuning buah duku saat matang sempurna bisa terlihat kuning bening dan sangat menarik di pandang mata. Beda dengan Buah Duku yang di Brongsong dengan karung/kresek biasa yang rapat anyamannya, ketika di buat Mrongsong Duku cahaya terhalang dan tidak dapat masuk mengenai kulit buah duku dengan Sempurna, sehingga saat duku matang sempurna meski rasanya sama-sama manis legit yang orang bilang Duku Matesih Semanis Madu namun warna yang di Brongsong dengan karung/kresek plastik biasa warnanya lebih kusam kurangmenarik di pandang mata tak se kuning bening cerah sempurna seperti biasa.

Silahkan saksikan Videonya jika berkenan







Terimakasih Telah Membaca: "MBRONGSONG DUKU PERAWATAN KHUSUS PADA DUKU MATESIH" Jika Berkenan Silahkan Bagikan Pada Kawan-kawan Di:

Twitter Google+ Fb Share
Posted by Mus Jono, Published at 1:30 AM and have 24 komentar

24 komentar:

  1. itu berani banget sampai ujung dahan mrongsongnya..
    tupanya harus dibrongsong mas, supaya matang sempurna
    duku matesih ini bikin penasaran ingin menikmatinya

    ReplyDelete
    Replies
    1. itu belum seberapa Mas, kalo pas pake sayap lebih hebat lagi

      Delete
    2. Jangan salah Tukang Mbrongsong itu punya ilmu Sepidermen Ya

      Delete
  2. wahhh rame banget tuh pohonnya dengan brongsongan pink. keren, kayak berbuah pink jadinya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ramai tenan pokoke, warna Ping Juga sangat efektif mengusir codot hama duku yang jadi ketakutan gitu

      Delete
  3. kalo udah matang pasti manis banget, duh jadi kebanyak makan buah duku nih

    ReplyDelete
    Replies
    1. Dateng nya aja mbak, ntar di bawain mas mus dua kresek

      Delete
    2. Kebanyakan makan duku pipis terus bawaannya mbak vina.
      kreseknya telah di buat Mbrongsong Om budi

      Delete
  4. Walah, ribet dong mas kalau harus di brongsong gitu, tapi kalu di daerah saya gak ada mas duku yang di brongsong kayak gitu, mungkin lain daerah lain tatacaranya juga kali ya Mas.

    ReplyDelete
    Replies
    1. begitulah sama-sama buah duku beda tempat beda penangannya

      Delete
  5. dulu di kebun saya ada pohonnya,cuman sekarang sdh di tebang jadi mesti beli klo mau makan hehe..

    ReplyDelete
  6. wah saya malah baru tau mau klo prosesnya pakai brongsong spt itu.. agak repot juga ya nunggu matengnya :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Begitulah Perawatan duku di tempat saya

      Delete
  7. sayang sekali daerah sini tidak cocok untuk buah duku, kalau cocok bisa ikut mencoba menanamnya, terimakasih pengetahuannya,,,,semoga semakin lancar gan
    http://volimaniak.blogspot.com/

    ReplyDelete
  8. buset naik pohonnya sampe puncak apa gak takut mas :D

    ReplyDelete
  9. Makanya hergonya mahal
    Perjuangan metiknya ampe segitunya ya mas

    ReplyDelete
    Replies
    1. sampe titik liur penghabisan kan Mas

      Delete
    2. Itu belum metik tapi baru Mbrongsong

      Delete
  10. wahh kalau dilihat dari segi perawtannya yg extra, pasti rasanya manis dan juga gede2 buag dukuh nih hehhee

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kalu besarnya mungkin tak jauh berbeda cuman yang beginian matangnya bisa sempurna dan lebih merata manisnya

      Delete
  11. keren infonya, sangat menarik perawatannya mesti dilakukan dengan baik :)

    ReplyDelete
  12. Dengan cara perawatan tersebut, maka duku yang akan dihasilkan bisa berkualitas dan bernilai jual tinggi di pasaran.

    Bener-bener sangat bermanfaat pengetahuannya, makasih banyak ya mas?

    Ditunggu juga 2 komentar buat artikel saya, makasih.

    ReplyDelete