BINATANG DI AWAL MUSIM HUJAN

BINATANG DI AWAL MUSIM HUJAN

Binatang di awal musim penghujan sebenarnya banyak sekali macam ragamnya, namun yang menarik perhatian penulis ada tiga dan tiga binatang yang muncul di awal musim penghujan ini akan coba di tulis berdasar apa yang penulis ketahui menurut kejadian-kejadian yang di lihat dari tiga binatang ini. 
BINATANG DI AWAL MUSIM HUJAN


Tiga Binatang Yang Muncul Di Awal Musim Penghujan Yang Penulis Maksud  itu Adalah:
 
MANUK/BURUNG TERIK
Entah sebab apa pastinya Manuk/Burung ini di beri nama Manuk/Burung Terik, Perkiraan Penulis burung ini di kasih nama Manuk/Burung Terik karena burung ini sambil terbang bersuara hampir mirip-mirip bunyi Trik... crik... krik atau semacamnya, karena suara-suara dari burung itu sepertinya burung ini di beri nama Manuk Terik. burung ini sepertinya adalah burung migran yang terlihat di tempat penulis dahulunya hanya pada awal musim penghujan saja. untuk cerita selengkap nya tentang burung ini silahkan baca MANUK TERIK BURUNG BERPRILAKU UNIK

LARON
Laron binatang yang paling banyak di jumpai dan keluar di awal musim penghujan. Laron adalah bagian dari koloni rayap dan laron keluar dari sarangnya itu merupakan mekanisme migrasi dengan tujuan expansi/pemerataan dari koloni rayap ini, walaupun pada kenyatannya laron keluar dari sarang untuk mati dan hanya sedikit sekali yang masih hidup dan mencapai tujuannya. Yang penulis ketahui ada empat jenis laron dari jenis koloni rayap yang berbeda, ke empat jenis laron beserta rayap kononinya akan di tulis pada posting selanjutnya, kalau Allah menghendaki...    yang ke tiga binatang di awal musim penghujan yang akan di ceritakan adalah:

TUPANG
Tupng menurut yang penulis ketahui Tupang ini hampir mirp dengan laron yang keluar untuk migrasi/perpindahan tempat dengan tujuan expansi/pemerataan koloni. Tupang adalah salah satu jenis dari varian koloni semut yang di persiapkan untuk migrasi, Bentuknya tubuhnya sebenarnya hampir Mirip dengan semut dari koloni/jenis tupang itu berasal, hanya saja tubuhnya jauh lebih besar, bersayap dan bisa terbang pastinya. kena apa binatang ini di beri nama tupang versi penulis akan jadi cerita selanjutnya, sekali lagi sekali lagi jika Allah menghendaki tentunya. 

Itu tadi tiga binatang yang keluar di awal musim penghujan yang penulis sering lihat yang  unik prilakunya. Sebenarnya ketiga binatsng itu ada bukan hanya di awal musim penghujan saja, namun  binatang itu setiap saat ada  akan tetapi tiga binatang tadi  menetap alias bersembunyi di sarang dan baru terlihat keluar di awal musim penghujan saja. 

Ada lagi prilaku binatang yang tak kalah unik yaitu Gareng atau seing juga di sebut Garengpong yang ada hanya dipenghujung musim penghujan yang dalam istilah jawa disebut mongso marengan, karena saat itulah waktu hidup dan keluarnya binatang bernama gareng yang siklus metamorfosa dari bentuk serangga Garengpong bertelur, menetas, menjadi larva hingga jadi srangga dewasa kembali butuh waktu setahun lamanya. sepengkapnya silahkan klik BINATANG UNIK DI PENGHUJUNG MUSIM PENGHUJAN






Terimakasih Telah Membaca: "BINATANG DI AWAL MUSIM HUJAN" Jika Berkenan Silahkan Bagikan Pada Kawan-kawan Di:

Twitter Google+ Fb Share
Posted by Mus Jono, Published at 11:17 AM and have 21 komentar

21 komentar:

  1. Laron ini senang dengan cahaya YA> Kalau rumah saya di ruangan tamu penuh dengan LARON, saya sring membawa ember berisi air dan ditaruh di bawah lampu yang terang. Air di ember yang memantul sangat menarik perhatian sang LARON. Akhirnya laron banyak berjatuhn dan tenggelam dalam ember

    ReplyDelete
    Replies
    1. ihh, kang Asep kejam
      gimana kalo disetrap atas kekejamannya?

      Delete
  2. Laron menuk beruk dan tupang ternyata hanya ada dikala musim hujan menjelang ya pak, yang jadi pertanyaan kemanakah mereka setelah musim hujan memasuki musim panas tiba?...apa yang mereka lakukan ya

    ReplyDelete
    Replies
    1. ya istirahat di awan lah
      kayak saya kalo lagi capek

      Delete
  3. Laron menuk beruk dan tupang ternyata hanya ada dikala musim hujan menjelang ya pak, yang jadi pertanyaan kemanakah mereka setelah musim hujan memasuki musim panas tiba?...apa yang mereka lakukan ya

    ReplyDelete
    Replies
    1. ya istirahat di awan lah
      kayak saya kalo lagi capek

      Delete
    2. istirahat diatas awan...atau di atas awaaan.....(tau dong yang saya maksudkan)

      Delete
  4. laron neh mas, banyak banget kalo malem

    ReplyDelete
    Replies
    1. kalo di jakarta kalo malem beda lagi yang banyak-banyak itu

      Delete
  5. manuk terik ki wujude sing kaya ngapa to kang? aku koq durung familiar je. sebangsa manuk elang po emprit jal?

    ReplyDelete
  6. satu lagi kumbang juga kadang keluar juga selepas hujan untuk mencari makan dan tebar pesona terhadap lawan jenis mereka. kalau laron banyak keluar pada musim hujan pas mau magrib gan, dan saya sering menjaringnya untuk dijadikan makanan ringan...mungkin bagi sebagian orang jijik, namun banyak mengandung protein dan baik untuk menurunkan tensi darah.

    ReplyDelete
  7. Laron atau Rinyuh yang terbang itu suka saya pakai untuk mancing kang :D

    ReplyDelete
  8. kalau disebagian tempat dikota saya, musim penghujan tiba, penduduk juga mulai migrasi keposko pengungsian..

    ReplyDelete
  9. Laron yang membuka aku bahagia
    ketika melihatnya
    dimalam gerimis dia tiba
    memutar-mutar menikmati cahaya

    Tupang seperti apa
    Kenalkan aku pada bentuknya
    Biar rasa mata
    Tidak memimpikannya...

    ReplyDelete
  10. yang bikin risin bisasanya laron sayapnya itu susah disapu

    ReplyDelete
  11. Zaman dulu laron suka di jadiin cemilan... disini ada yang pernah nyicipin...

    Pemandangan di photonya keren mas...

    ReplyDelete
  12. Sering lihat semut migrasi. Gak lama setelahnya, turun hujan

    ReplyDelete
  13. makasih imfonya gan karena aku bisa tau juga imfo dari luar gan,

    ReplyDelete
  14. ada satu lagi mas, gareng pung (kalau gak salah), yang bunyinya, toe eee ttt toe eee ttt toe eeett. eh tapi ini untk musih hujan ke kemarau atau kemarau ke hujan ya.

    ReplyDelete
  15. Artikel yg menarik,klo boleh tau si penulis tinggal di daerah mana ya?

    ReplyDelete