DEBID AIR BENGAWAN SOLO MENINGGI DI BULAN JANUARI

DEBID AIR BENGAWAN SOLO MENINGGI DI BULAN JANUARI

Air Bengawan Solo Tinggi Di Januari. Sudah tiga hari terakhir debit air aliran Bengawan yang ada di Solo Saya pantau semakin meninggi hari demi. Intensitas curah hujan yang tinggi di Kabupaten Wonogiri, Sukoharjo, Klaten, Karanganyar membuat debit air Bengawan solo Semakin meningi terpantau dari atas jembatan Mojo-Semanggi.

debid air bengawan solo semakin meninggi

Debid Air Aliran Bengawan Solo Tertinggi Sampai Dengan Tanggal 28 januari semoga saja ini yang tertinggi dan tidak bertambah lagi


Melihat debit sebegitu tinggi walau di Solo tidak terjadi apa-apa karena air bengawan sebegitu masih wajar belum sampai meluap ke pemukiman warga. Namun demikian Saya suka kepikiran Bagaimana dengan Saudara-saudara di hilir sana yang kemungkinan terdampak dari semakin meningginya debit air Bengawan Solo ini.

Semoga Tetap waspada dan semoga tidak terjadi apa apa di hilir sana dengan Semakin tingginya debit aliran air Bengawan Solo. Semoga tidak menyebabkan banjir dengan meluapnya ke pemukiman warga. Seandainya meluap semoga saja tidak separah tahun tahun sebelumnya dan diberi kemampuan menjalaninya dan tetap semangat saja, sebagaimana Salut saya Pada Kang Agus Setya yang tetap semangat dan cerah ceria walau banjir melanda.

walau menjadi korban banjir namun tetap cerah ceria
Pinjam photonya Mas Agus Setya salut dah pokoknya walau banjir melanda tetap cerah ceria. Tak ada guna juga sedih, gundah gulana bahkan mengutuki bencana. mending tetap Semangat dan berfikir positf aja ya.






Terimakasih Telah Membaca: "DEBID AIR BENGAWAN SOLO MENINGGI DI BULAN JANUARI" Jika Berkenan Silahkan Bagikan Pada Kawan-kawan Di:

Twitter Google+ Fb Share
Posted by Mus Jono, Published at 12:01 PM and have 35 komentar

35 komentar:

  1. Wha-ha... fotonya mas yg satu itu tetep muncul aja....

    ReplyDelete
    Replies
    1. iyah ni tak pinjam potonya karna salut saja saia. Coba saia mungkin nangis kali ya..

      Delete
    2. weleh...karena sudah terbiasa mungkin ya mas, sudah langganan sih..
      hehehehehhe

      Delete
  2. semoga tidak banjir seperti jakarta

    ReplyDelete
  3. kayanya semua daerah mengalami hal yang sama ya hoho

    ReplyDelete
    Replies
    1. alhamdulillah tidak untuk tempat Saya.

      Delete
  4. wah kalau debit nya tinggi saya kira wajar mas soalnya kan sekarang sedang musim ujan hehehehe :D
    semoga aja nggak banjir ya :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya sehh nomal saja disininya cuman tau deh di hilir sana

      Delete
  5. udah dimana mana sekarang air udah ga ketampung

    ReplyDelete
  6. semoga lekas surut yaaak, Aamiin

    ReplyDelete
  7. waduh, mas Agus pantesan aja lg kena banjir yo mas?
    dimana2 masih banjir ya, di daerahku jg mas, di wilayah Indramayu jg banjir..
    semoga cpt berlalu ya banjir ini...

    ReplyDelete
    Replies
    1. amiin...semoga cepet surut pak penghuni.
      di jepara juga banjir, semaarang juga

      Delete
  8. kalau debit nya naik getu, pasti irigasi untuk areal pertanian jadi lancar ya mas. Nggak kekeringan lagi dech hehehe :)

    ReplyDelete
  9. tetep waspada aja mas...takutnya banjir susulan dateng gak di undang

    ReplyDelete
    Replies
    1. datang tak di undang pulang ningalin lumpur ya

      Delete
  10. hanya ucapan Alhamdulillah, semoga tak terjadi hal yang ngga diinginkan kita semua....ups?!..kalu diperhatikan, pada kondisi seperti itulah, kang agus tampak memiliki kelegowoan...;o)

    ReplyDelete
    Replies
    1. alhamdulillah kang, soalnya barang sudah di naikkan ke atas meja dan juga ranjang, kalau banjirnya naik ya nelangsa deh, hehehehe

      Delete
  11. kalau debit airnya segitu seharusnya beberapa desa di kecamatan rengel sudah terendam kang mus, nah ini kok belum ada banjir sama sekali ya, apa banjirnya itu karena airnya tidak bisa mengalir ke laut semua karena lautnya juga pasang. Eh sekarang malah laut pasangnya pergi ke semarang dan meninggalkan tuban.
    untuk sementara aman, alhamduillah.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Alhamdulillah Ternyata kekhawatiran saya tidak terjadi. Padahal tahun lalu kalau bukan lalunya lagi ga sampai Bengaan ga setinggi itu dua hari berikutnya di berita Bojonegoro Beno. Jadi ga hanya dari bengawan kontribusi banjir di sana namun pasang air laut juga juga penyebabnya.

      Delete
  12. semoga cepet surut airnya ya mas, ngeri dah ngeliatnya air tinggi gitu

    ReplyDelete
    Replies
    1. alhamdulillah sudah mulai surut dan tidak terjadi sepertinya kekhawatiran saya. Kata mas Agus Setya sampai saat ini di sana masih aman saja.

      Delete
  13. kalau aliran nya lancar, jadi mudah ya mas untuk areal persawahan yang ingin menanam padi :)

    ReplyDelete