BULAN SYA'BAN BULAN RUWAH

BULAN SYA'BAN BULAN RUWAH

Bulan Sya'ban yang dalam penanggalan jawa di sebut bulan Ruwah. Bulan Syakban yang merupakan bulan sebelum Ramadhan atau bulan Puasa adah bulan yang istimewa. Salah satu keistimewaan dari bulan Sya'ban ada di pertengahannya di mana malam pertengahan bulan Sya'ban adalah malam Barokah Malam Ijabah untuk Hamba Allah Beribadah dan berdoa di malam pertengahan Sya'ban atau Malam Barukah 15 Sya'ban.

Untuk dasar dasar dari amalan khusus di bulan Sya'ban karena saya tidak hafal sebab kurangnya perhatian makanya tidak bisa saya tulis di sini karena selama ini hanya Kami dengan dan Kami lakukan Sami'na Wa Atho'na atau Nyimak lan Ngestokne kurang luwih ngono boso jawane.

Amalan khusus untuk Bulan Sya'ban diantaranya:
  • Puasa Tiga Hari Awal Syakban 
  • Puasa Tiga Hari Pertengahan Bulan Sya'ban Sebagaimana Puasa Hari hari Putih Bulan-Bulan lainnya 
  • Shalat Sunah Hajat Pertengahan Bulan Sya'ban Serta Do'a Nifsu Sya'ban. 
  • Puasa Sunah Tiga hari Akhir Bulan Sya'ban.

Kebiasaan orang Jawa setiap bulan Sya'ban yang dalam kalender jawa bernama bulan Ruah adalah tradisi Sadranan dengan membawa beragam makanan ke pemakaman untuk Keduri/Kondangan dan semacamnya. Itu adalah adat kebiasaan orang jawa lama yang dari hal itu di masukan elemen-elemen untuk dakwah oleh para Sunan dahulu.

Namun banyak Pesan dakwah yang di jadikan media dalam Sadranan, Kondangan, Kenduren dan semacamnya tidak terpahami apa yang sebenarnya disampaikan dengan itu sugesti dan malah mempertahankan Tradisi yang sebenarnya hanya di jadikan media Gambaran/Sanepan, Sugesti, Perlambang dan sejenisnya.

Kita ambil contoh dalam Sadranan Bulan Ruah atau Sya'ban dalam penangalan islam.
Saat Nyadran Ke Pemakaman Yang Dibawa Untuk Kondangan/Kenduren/Bancakan diantaranya Iwak Panggang/Ayam Panggang, Cokbakal, Jajan Pasar, Sego Golong/Nasi Golong, Tumpeng/Nasi berbentuk kerucut, Sego Uduk, Sego Asahan. Dan coba kita lihat serta pahani pesan/Sugesti apa yang ada padany:.

AYAM PANGGANG
Ayam yang di masak dengan Ditusuk dan di panggang hingga berwarna kecoklatan/kegosongan Sebagai Sugesti/Perlambang Untuk Peringatan Manusia Setelah Mat banyak yang Masuk Neraka ada yang Di tusuk dari Kemaluan Hingga Kepala dan dibakar di api neraka hingga gosong. Agar terhindar sebagaimana Ayam Panggang. Selanjutnya ada

COKBAKAL DAN JAJAN PASAR
Cok bakal Berisi macam macam  bahan makanan diantaranya Ikan Asin Dari jenis yang spesifik dalam Istilah Jawa Gereh Selar, Beras, dan masih banyak bahan-bahan makan lain Serta Uang. Sedang Jajan Pasar adalah beragam makanan yang dantaranaya Kacang, Kerupuk, Permen, Iwel-Iwel, Bongko, Pelas dan jenis-jenis makanan kecil lainnya. Sugesti/Perlambang Pesan yang terkandung Pada Cok Bakal Agar Manusia Menyiapkan Bekal Setelah mati Yang Berupa Amal Jariyah dan Amal Ibadah. Amal jariah di lambangkan Uang dan beragam jajanan pasar sebagai wujud sodakoh. Sedang Sugesti/Perlambang Pesan untuk Amal Ibadah di Lambangkan dengan Ikan asin Gerah Selar Yang Bermaksud agar Manusia Shalat menyembah Allah.

Untuk Mewujudkan Shalat Ada Syarat yang harus di jalani dengan Dilambangkan:

NASI UDUK / SEGO WUDUK
Nasi uduk bermakna sebelum Shalat wajib berwudhu untuk bersuci. serta:

NASI ASAHAN 
Sebelum Shalat Berwudlu Agar Syahn Shalatnya.

Demikian Sedikit Yang Saya tahu Tentang Bulan Sya'ban Yang Dalam Kalender Islam Bulan Sya'ban adalah bulan Setelah Rajab dan Sebelum Ramadan Yang Ketiganya Adalah Bulan Haram Atau Bulan Yang mengandung Keutamaan-Keutamaan. Begitu juga Bulan Sya'ban Dalam Penanggalan Jawa Bernama Bulan Ruwah yang yang dalam tradisi jawa ada ritual sadranan ke Pemakaman.





Terimakasih Telah Membaca: "BULAN SYA'BAN BULAN RUWAH" Jika Berkenan Silahkan Bagikan Pada Kawan-kawan Di:

Twitter Google+ Fb Share
Posted by Mus Jono, Published at 3:21 AM and have 0 komentar

No comments:

Post a Comment