PERANGKAP DAUN BERACUN BERBISA PEMBUAT JERA

PERANGKAP DAUN BERACUN BERBISA PEMBUAT JERA


Posting Kali ini masih terkait Cerita Saya sebelumnya TUBUHAN BERACUN/BISA yang mengisahkan Bahayanya Salah satu Tanaman yang Beracun alias berBisa yang Sangat kuat efek Racun bagi Tubuh Manusia Tumbuhan yang Orang-orang di kampung saya menyebutnya Kemlado, Kemladu, Kemadu atau apalah nama Sejenis itu.

Ini terkait salah satu Komentar Sabat Saya +Wahab Saputra  Yang mengandaikan Daun Kemladu di buat Perangkap untuk mengusir tikus mungkin bisa atau tidak begitu kira-kira. Daun Kemladu sangat Berbahaya Bagi Manusia namun Bisa tidak ini di manfaatkan untuk Perangkap Tikus agar terkena Bisa Tanaman ini sehingga kapok sitikus dan pergi hingga tak mau datang lagi, Kalau Saya perkiraan saya sih kayaknya agak susah untuk memanfaatkan Racun daun kemadu sebagai perangkap Binatang Sebagai contoh Tikus, karena tikus berbulu dan kemungkinan Bisa/Racun Daun Kemlado ini tertahan Bulu tidak langsung terkena kulit tikus sehingga bulu halus daun ini tidak langsung menyengat kulit ini Tikus sehingga tidak langsung berakibat buruk sebagaimana jika mengena manusia.
 
Dari pada berandai-andai Mending saya Tulis saja Cerita Kisah Yang Pernah Terjadi di mana  pernah ada beberapa kisah Daun Kemladu Yang Beracun alias berbisa ini Sengaja di buat perangkap suatu perkara agar Supaya Jera maksudnya.

Salah satu Cerita ini Kisah anak-anak yang Nyolong Duwet si buah item bulet. Anak-anak dahulu suka sekali panjat Panjat Pohon Buah-buahan untuk di makan ada Buah Duwet, Besaran, Claket, Kledung dan masih banyak lagi. Salah Satu buah yang jadi kesukaan anak-anak waktu itu ada buah Duet.Buah hitam bulet bila dimakan bikin lidah berwarna unggu kehitaman. Sebenarnya Banyak Sekali Pohon Duet Yang bebas di ambil buahnya dan Tidak di urus pemiliknya. Namun Ada satu pohon Yang oleh Pemiliknya tidak boleh Diambil Buahnya Karena akan di panen dan di jual. Waktu itu buah duet Masih laku di jual di pasar.

Namanya Kenakalan anak anak Semakin Dilarang malah Semakin nekat dan Penasaran dan Pohon duet Yang Sudah di Kasih Duri Dari bambu Ori Banbu Yang berduri sekali pun nekad di panjat. Karena walau sudah dikasih duri anak-anak masih nekad Juga. Akhirnya Pemilik pohon duet ini Memagari pohon ini dengan Daun Kemladu yang sangat Beracun alias Berbisa itu.  saat Anak anak nyolong buah ini lagi Setelah Bisa menghindar dari Jebakan Duri ada diantara Anak nakal ini tidak mengerti Kalau daun Yang di pasang di sekitar pohon Tadi adalah Daun kemadu yang Sangat Berbahaya itu. Salah satu Anak Yang Nyolong Buah Duwet itu terkana perangkap Daun kemadu hingga dua malam tak bis tidur menahan sakit sengatan Bisa dari daun yang di buat perangkap tadi. Namun walau begitu setelahnya bukannya Kapok malah semakin nekad mengambili lagi buah itu lagi. dasar anak-anak Bandel (Padahal Akyu Dewe Pelakune).
Ini Dia poho Duet yang dulu di kasih Perangkap daun Kemladu sekarang Tanaman Kemladu Yang dahulu di jadikan perangkap jadi tumbuh lebat sekali. Sekarang sih buah beginian sudah di Sudah tdak lagi di gemari dan ga ada yang nyari alias mengambili


Cerita Perangkap Racun Bisa dari daun Kemladu Lainya lagi adalah Petani Memasang Daun Kemladu di Bendungan air. Bendungan Sungai Untuk irigasi/pengairan sawah waktu Itu hanya di buat dari Batu dan Aram Jerami, Tidak Sebagaimana Masa kini Bendungan di Sungai Untuk irigasi sudah pakai Tembok beton. Saat musim Kemarau Petani Di Daerah Saya Terkadang Harus Berebut air Untuk Irigasi sawah Maupun Kebun Mereka. Terkadang kejadian yang satu Membendung air Namun Setelah Pergi Petani Lainnya Menjebol bendungan itu, Hal seperti itu bisa berkali-kali Karena Kesal Tiap kali Membendung Sungai dan setelah di tinggal Pergi Di Jebol Lagi mrmbuat Petani yang membendung ini Kesal dan Memasang Daun Kemladu di bendunganNya untuk penjebak si penjebol Bendungan biar kapok nantinya.

Daun Kemadu Ini efek racun bisanya jadi berlipat ganda nana kala terkena Daunya masih kena air Pula. Memasang daun Beracun di bendungan ini lumayan Susah karena harus pakai galah, kalau tidak bisa bisa terkena sendiri, bisa-bisa Senjata makan Tuan Kapok sendiri nanti hihihi. Setelah dipasang Petani satunya yang Menjebol Bendungan tadi Tidak tahu Rupanya Kalau Daun Yang Buat Membendung Sungai Itu adalah Jebakan. Dengan santai Menjebol Bendungan Batu-batu dan jerami serta daun Kemladu pembendung Sungai itu Seperti Biasa saja, Namun Setelah selesai Menjebol bendungan Kaki dan Tangan Tak Tahan karena Panas, Pedih, Nyeri, Gatal dan entah apalagi rasa sakit akibat Racun Bisa daun Kemadu Masih tambah lagi Kenanya dalam  air pula, tak terbayang deh rasa sakitnya.

Setelah Petani penjebol tadi terkena Perangkap Racun dan Kesakitan Kali Di bendung Lagi dan Untuk beberapa saat Aman Bendungan dari Penjebolan, Karena Musuh berebut air irigasi Sawah ini Sibuk dengan sakitnya karena racun Bisa tanaman yang sangat berbahaya ini. (Kasihan Juga sebenarnya)

Bendungan Ini Dahulu Hanya terbuat dari Batu Dan Aram Jerami. Kini mana mungkin lagi Menjebol bendungan sekokoh ini







Terimakasih Telah Membaca: "PERANGKAP DAUN BERACUN BERBISA PEMBUAT JERA" Jika Berkenan Silahkan Bagikan Pada Kawan-kawan Di:

Twitter Google+ Fb Share
Posted by Mus Jono, Published at 5:11 AM and have 8 komentar

8 komentar:

  1. air irigasi tentu menjadi sangat vital bagi seluruh petani, tapi kalau bisa mah jangan berebutan juga, apalagi jika kemudian harus bermain-main dengan racun...kalau ada yang mati karena kegatelan gimana, coba?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Itu cuma cerita zaman dahulu mang, kalau sekarang sih sudah ga musim lagi deh.. yang beginian

      Delete
    2. untung saya bacanya sepotong doang...jadinya ngga apa-apa kan salah ge'

      Delete
  2. Dijawab dengan jelas pertanyaan saya,,,thank's mas..

    Boleh jg ini klo untuk jebak maling mas..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Boleh Bisa bikin jera atau mungkin sebaliknya

      Delete
    2. kalau saya maling hatimu...emang tega di jebak pake begituan?

      Delete
  3. wah bisa saling jebak dengan daun kemladu

    kalo dibuat lalapan kyok opo rasane cak?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Jan Koyo di Pongor Cingire yake Sam

      Delete