NDANGKRONG TASIKMADU

NDANGKRONG TASIKMADU

Ndangkrong adalah sebuah tempat di sebelah utara pasar Nglano Tasikmadu Kabupaten Karanganyar, tempat ini lebih di kenal sebagai tempat Prostitusi di tambah lagi dari namanya juga bisa berkonotasi menjurus ke situ. walaupun sebenarnya Ndangkrong itu adalah nama tempat dari dua kata Ndang dan Rong yang tak ada hubungannya samasekali dengan hal begituan, namun karena di dekat tempat ini tepatnya di sisi  Pasar Nglano TasikMadu ini banyak terdapat warung warung yang sekaligus jadi tempat bisnis esek-esek menjadikan nama Ndangkrong begitu lekat dengan Lokasi Prostitusi.

Lokasi Prostitusi di Pasar Nglano Tasik Madu ini bertempat di utara Pabrik Gula Tasik Madu yang mana di pabrik Gula itu terdapat beberapa cerobong asap yang biasa di sebut Pipo maka tempat ini beberapa orang juga menyebutnya dengan nama LORPIPO, asal kata dari LOR dan PIPO. Lor berarti Utara Pipo artinya Pipa atau cerobong asap. sebagian orang menyebut salah satu lokasi Prostitusi di Kabupaten Karanganayar ini dengan nama LorPipo karena di sebelah selatan tempat ini terdapat beberapa Pipa Cerobong asap Pabrik Gula Tasikmadu.
RONG PADA SENDANG TAK BISA JELAS TERLIHAT SAAT SENDANG DALAM KEADAAN PENUH
Ndangkrong Sebenarnya bukanlah Nama dari salah satu tempat Prostitusi di karanganar ini akan tetapi lokasi Prostitusi itu dekat dengan tempat yang yang bernama Ndangkrong. Ndangkrong Sebenarnya adalah nama sebuah sumber mata air yang dalam istilah jawa namanya Sendang. Di beri nama Ndangkrong karena sendang ini terdapat lubang besar alias Gua kecil yang dalam istilah jawa namanya Rong. Ndangkrong asal kata Ndang yang maksudnya Sendang Sumber mata air dan Rong adalah lubang gua kecil yang berada di dalam Sendang Sumber mata air itu.

Sendang dengan Rong di dalamnya ini letaknya di utara pasar Nglano yang juga berada di utara Pabrik Gula Tasikmadu Karanganayar. Sebagai mana Sumber sumber mata air yang lain di wilayah ini Ndangkrong ini juga di jadikan tempat keramat oleh warga setempat. pada saat-saat tertentu ada yang membuat sesajian untuk tempat itu dan ada ritual-ritual tertentu.
Rong Gua Kecil di Ndankrong Jelas terlihat saat air surut bahkan kering di musim kemarau
Saat air Senang ini penuh tidak terlihat begitu jelas bila Sendang ini Terdapat Rong lubang gua kecil dan Rong itu baru terlihat jelas saat air surut. gambar di atas diambil saat kemarau panjang sehingga Ndangkrong ini kering kerontang, hanaya tinggal tersisa sedikit airnya untuk hidup ikan ikan penghuni disana. padahal dahulu sendang ini walau kemarau panjang air masih cukup tak sampai sekering kerontang ini.

Dahulu banyak jenis ikan hidup di Sendang ini, namun saat ini lele lah yang terlihat mendominasi di Ndangkrong ini. Diantara ikan yang hidup di sendang ini ada ikan Gabus yang dalam bahasa jawa namanya iwak Kutuk yang masih satu jenis dengan ndoluk, kotes namun bisa tumbuh sangat besar. hingga candaan untuk tempat ini adalah pergi ke ndangkrong untuk melihat Kutuk Bengesan. Benges itu sama dengan lipstik sedang untuk Ikan Kutuk Ber lipstik silahkan konotasikan sendiri jenis makhluk ini yang banyak terdapat di selatan tempat ini
Patung singa bermahkota menyambut orang yang masuk Ndangkrong melalui pintu gerbangnya
Dahulunya lokasi ini adalah tempat pertapaan dengan beberapa ornamen ada di lokasi ini dia tara benda-benda di Ndankrong ini ada patung singa yang menyambut orang yang masuk dari pintu gerbang tempat ini.
Patung Budha bertapa di bawah pohon trembesi dan pohon Bodi di Ndangkrong tasikmadu
Selain patung Singa yang duduk siaga ada juga Patung Budha bersila di bawah pohon apa itu saya lupa persisnya pohon apa, sepertinya sih Patung budha ini bertapa di bawah pohon Trembesi dan Pohon Bodi kalau tak salah ingat aku ini.





Terimakasih Telah Membaca: "NDANGKRONG TASIKMADU" Jika Berkenan Silahkan Bagikan Pada Kawan-kawan Di:

Twitter Google+ Fb Share
Posted by Mus Jono, Published at 12:19 PM and have 17 komentar

17 komentar:

  1. keren mas gambarnya, ternyata ndangkrong bukan tempat protistusi, memang kalau berdekatan dengan tempat seperti itu, jadinya orang-orang menganggapnya sama, padahal hanya berdekatan

    ReplyDelete
  2. melihat patungnya berasa nuansanya gimana gitu mas....
    tapi saya masih bingung, itu ikan gabus berlipstik gimana ya ?? apa gak pudar lipstiknya ?? kan ada di dalam aer ??
    *ehm

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bukan di dalam tapi di luar tempat ini, tapi saya juga tidak lihat itu iwak Kutok Bengesan, katanya kelarnya di malam hari, ya.. saya jadi wedhi kalau harus metu bengi

      Delete
  3. Semacam gang dolly gitu ya mas.....

    ReplyDelete
    Replies
    1. semacam apa yaa. jawab nggak yang ini ya?

      Delete
  4. jadi ndangkrong itu dulunya lokasi pertapaan ya mas?

    ReplyDelete
  5. tempat wisata yang super duper sejuk sangat asri dan pas buat menyatakan cinta kasih kepada.....sang pencipta Illahi robi.
    sayangnya ndangkrongnya ngga kerawat ya mang

    ReplyDelete
    Replies
    1. makanya buka kacamatanya dong kang
      biar bisa ngeliat jelas

      Delete
  6. ngerti aku. ndangkrong karo gunung kemukus wis melekat di ingatanku nek nggon koyo ngono kuwi je

    ReplyDelete
  7. pantesan lokasi ndangkrong kayak gitu kalau dulu lokasinya adalah tempat pertapaan :)

    ReplyDelete
  8. Bagus Tempatnya kang musjono..

    ReplyDelete
  9. sayang airnya kering ya..
    padahal termasuk tempat bersejarah

    ReplyDelete
  10. tempatnya keramat ya,, tapi ko suka dijadikan tempat prostitusi sih, emang gak pada takut apa hehe

    ReplyDelete