PASAR AYAM SILIR

PASAR AYAM SILIR

PASAR AYAM SILIR---Namanya Pasar tradisional di mana-mana identik dengan susana kurang nyaman, becek, bau dan semacamnya. Namun walau begitu tetap saja menarik bagi sebagian orang untuk selalu datang ke sana. Karena di tempat yang kumuh dan terasa kurang nyaman itulah menjadi sarana mengais rejeki.
pasar ayam Sili, Semanggi

Dari semua ketidak nyamana Pasar yang pernah Saya berada di dalamnya di Pasar Unggas Silir adalah yang paling tidak nyaman. Pasar yang berada Di Silir, Kelurahan Semanggi, Kecamatan Pasarkliwon, Solo Sungguh sangat penap suasana dengan debu dari kotoran ungas dimana mana, terlebih lagi di musim hujan menambah ketidak nyamannan suasana bahkan boleh dibilang menjijikan dengan lumpur dari kotoran unggas dengan bau tak sedap semakin menggila tida tandingannya.

Namun walau Bagi yang tidak terbiasa akan mersa jijik untuk datang ke Pasar yang sangat kotor ini tetap saja ada yang betah berlama lama tingal disana, Bahkan ada juga yang bertempat tinggal di pasar unggas Silir, Semanggi, Solo walau tempatnya kotor dan bau kotoran ungas dimana mana dengan menyegatnya tapi tetap nyaman nyaman saja karena sudah terbiasa kayaknya.
tempat sampah pasr ayam penuh blatung
Tempat Sampah/Pawuhan Penuh Blatung Kebakak Set putih-putih teng pletik, dideruki goreng garing gurih yao... (Huex)

Dari tempat yang kotor dan bau inilah berasal makanan enak yang tersaji di warung makan di seantero Solo raya yang mana di pasar ini biasa para penjual ayam mapum Bebek Bakar/Goreng kulakan ungas sekaligus memotongnya di tempat pemotongan unggas yang berada di pasar Ayam Semanggi ini.

Di pasar Ayam, Silir, Semanggi, Solo Disitu tempat pedagang unggas menjual Ayam, Bebek, Entok, dan jenis jenis ungas lainnya. Namun yang paling banyak adalah Ayam, Bebek, Dan, Menthok. Karena jenis unggas itulah yang paling banyak di sajikan sebagai menu-menu di rumah-rumah makan dan warung warung serta kaki lima sebagai Ayam/Bebek Goreng maupun Bakar.

Dipasar Ayam/Unggas Silir, Semanggi, Solo juga banyak terdapat Tempat-tempat Pemotongan Unggas yang siap melayani pemotongan Ungas, membersihkan hingga mencincangnya dengan upah yang sangat murah sekali. Dari menyembelih membersihkan bulu hingga membelah bakan mencincangnya hanya seribu rupiah saja tiap ekornya (upah seribu rupiah adalah saat di tulis dan dipublikasi tulisan ini).
pemotongan ayam di pasar silir
Didalam Pasar Ayam Silir Berjajar Tempat Pemotongan Unggas yang ramai semua pelanggannya

Cukup praktis bagi para pedagang Ayam mapun Bebek Goreng/Bakar dengan keberadan Pasar Ayam Silir ini, Pedagang Ayam Bakar jika menyembelih sendiri pastilah memakan waktu lumayan lama, dengan keberadaan tempat Pemotongan Ungas di pasar Ayam Silir ini Cukup Datang bawa Uang Pulang bawa daging cincang siap masak.

Begitulah pasar semangi yang Becek, kumuh, bau bahkan menjijikan namun dari situ berasal ayam dan bebek goreng maupun bakar yang lezat rasanya. Dan keberadaan pasar Ayam yang lengkap dengan tenpat pemotongan Ungas ini cukup menjadi Solusi Praktis Pedagang Ayam/Bebek Goreng maupun Bakar mendapatkan bahan dagangannya. Pasar ayam Semanggi memang tidak nyaman jadi jika tidak berkepentingan ga usah deh masuk-masuk ke pasar ini mending kesebelah selatannya yang disitu terdapat pasar yang jauh lebih bersih dan nyaman di Pasar Klitikan Noto harjo Silir, Semanggi.





Terimakasih Telah Membaca: "PASAR AYAM SILIR" Jika Berkenan Silahkan Bagikan Pada Kawan-kawan Di:

Twitter Google+ Fb Share
Posted by Mus Jono, Published at 6:15 AM and have 44 komentar

44 komentar:

  1. walaupun baunya gak enak, tapi uang berputar di pasar unggas seperti ini.
    iya kan kang mus?
    apalagi kalau sudah jadi ayam bakar wong solo, jadi bebek panggang haji slamet.
    weleh-weleh..enak tenan...
    hehehehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ayam bakar sih emang enak banget mas agus tapi kalau yang mas Agus sebutin ngeri banget kayaknya. Masak ada ayam sama bebek se sadis itu

      Delete
    2. baunya gak enak kalo masih hidup. begitu dipanggang, wahhh.. itu baruuu

      Delete
    3. ternyata mas zach pengalaman pegang bau bau gituan

      Delete
  2. sama seperti di kota saya, pasarnya begitu namun selalu rame :) soalnya penjualnya pada ramah, harga terjangkau :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. bgitulah pasar walu kumuh dan tak nyaman tetap menjadi magnet bagi sebagian orang

      Delete
    2. bener banget, tapi klo mau suasana adem ya beli di mall :D

      Delete
  3. memang kalo berbelanja dengan suasana seperti itu saya juga tak betah om :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. belanja yang sudah matang saja deh ya, ga ada jijik malah laziz bis tersisa

      Delete
  4. Nama pasarnya unik ya mas...
    mungkin biar becek karena silirnya..orang tetep datang kesana

    ReplyDelete
  5. Kalau tinggal makan saja, masakan ayam itu enak ya Mas Mus, coba kalau mau ngerti prosesnya, mulai dari netasin telur, ngasih makan ayam, nyembelih, mbersihin bulu ayam dulu.., makanya jangan menghina kalau pas lewat pasar ayam, baunya kurang sedap, padahal dari situ tercipta bahan untuk masakan yang sedap..

    ReplyDelete
  6. koq banjir juga ya Mas di depan pasarnya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Musim ujan Kang, kalau musim rambutan atau klengkeng, pasti banyak buahnya..

      Delete
    2. lha ini juga musim rambutan pas hujan pula.

      Itu cuma air di kubangan jalan Kang Zach. Kalau di sini sampai banjir di kampung ibu Mas Agus Setya Jadi Lautan pastinya... Kayak beberapa tahun lalu.

      Delete
  7. Tidak ke urus ya mas pasarnya. Kapan tuh bisa jadi pasar moderen biar ke urus kebersihannya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. ga begitu juga sebenarnya. Yah namanya juga pasar unggas ya sudah sewajarnya begitu kali ya. Makanya jika tidak berkepentingan kan gak usah datang juga, beda dengan pasar pasar lainnya kepasar bisa untuk cuci mata

      Delete
  8. Yang penting dagangannya halal kan pak. Semoga saja pasar ini bisa direnovasi

    ReplyDelete
    Replies
    1. yah semogaslalu halal ajah.namun pasar ini beluml ama renovasi kayaknya

      Delete
  9. kalo sudah jadi ayam goreng, lupa baunya dipasar :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. kalau masih bau di pasar lupa juga rasa ayam gorengnya tidak ya?

      Delete
  10. saya mau daging ayamnya mas tapi gak mau kepasarnya, apalagi pengap dan kotor

    ReplyDelete
  11. beberapa hari lalu kang...kalau gitu yuk kita berkubang

    ReplyDelete
    Replies
    1. Suka kepikira pas lewat jmbatan semanggi(Semanggi solo lho) saat tingi alirannya gimana di hilir sanaya?,
      eh lusanya berita di tivi Bojonegoro beno/banjir

      Delete
  12. di negara saya, walopun namanya pasar unggas, tempatnya mirip dengan mall, bersih dan bening...full Ac pula....keren banget kan?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Salut dah sama negara mamang...
      Ngemengngemeng Negara mamang Mana sih?
      Ng-Hastina apa Ngalengka diraja ya?

      Delete
  13. Wah..ganti tampilan nih kang mus
    Jd pangling nih :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. iyah sebelumnya warna merah kok merasa terlalu meriah, pingin yang sederhana tapi terlihat tertata saja

      Delete
  14. Tapi thread komennya kalo via hp ndak fungsi ya kang

    ReplyDelete
  15. kalau pasar ayam itu banyak ayamnya ya ?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya sih bayak sekali ayam di sana tapi lebih banyak lagi kotoran alias tai ayamnya, gimana coba :D

      Delete
    2. jiah elaa..kang agus kura-kura dalam perahu deh ih....
      dikampus kampus juga banyak kang....'o)

      Delete
  16. mw dunk enthog gorengnya,,,,,

    moga cepat di bangun pasar yg baik bgus dan bersih ya mas,,, klo ujan g becek lagi

    ReplyDelete
  17. wah pasti lengkap banget tuh jenis ayam nya soalnya pasar nya khusus ayam ya mas :)

    ReplyDelete