MERAPI MERBABU

MERAPI MERBABU

gunung merapi merbabu
MERAPI MERBABU---- Gunung Merapi dan Merbabu dua gunung yang berada di Jawa Tengah. Di Jawa Tengah, Bukannya MERAPI ada di Jogjakarta? Iya iya GUNUNG MERAPI memang ada di wilayah daerah Istimewa Jogjakarta namun hanya sisi sebelah selatan-nya sedang sasi Barat, Timur dan Utara, Ada di Provinsi Jawa Tengah, itu-pun Jawa Tengah masih tidak Terima dengan mengambili di sisi bagian bagian selatan. Lah Kok Bisa Bagaimana bisa begitu Ceritanya?!  Ha ha ha.. tidak Ding itu hanya gurau Saya saja, Sabar ya... nanti bila masih ada kesempatan tak tulis ceritanya.


Di suatu sore saat keluar rumah melewati sawah-sawah terlihat suasana di bagian barat cerah sekali sehinnga dua gunung MERAPI dan MERBABU yang terlihat seperti GUNUNG KEMBAR Terlihat sempurna Dari tempatku, langsung saja Kukeluarin Hape Butut dari saku celanaKu, tak jepret ambil gambar MERAPI MERBABU sekenanya, maklum henpon dah lama banget atau biasa disebut SikMbiyen walau tidak fokus cukuplah buat foto sampul pesbuk begitu pikirku yang suka narcis dengan gambar gambar seperti itu.

Setelah melihat lagi PHOTO GUNUNG MRAPI DAN MERBABU jadi teringat suatu cerita Dari Kakek atau Guru SD, Saya agak-agak lupa, Ya maklum dah lama dan kini semakin Tua (eh mosok tua, dewasa ding). yang yang mengkisahkan seputar gambaran dari GUNUNG MRAPI MERBABU namun ini hanyalah subjektif dari pencerita saja menurut saya dan hanya mengada-ada. Namun bolehlah di ambil pengajaran positifnya saja dan tidak usah Protes kok begini, harusnya begitu contohnya. Dari pada protes mending buat blog sendiri saja sana dan ceritakan yang seharusnya secara Kamu Oke..

MERAPI DAN MERBABU akan banyak cerita yang berbeda tergantung Siapa, Dimana dan bagaimana si pencerita, semisal MERAPI MMERBABU Diartikan Api dan Abu. Api yang panas yang bersifat membakar yang menjadilan Abu dan bla bla bla bla..... Begitu itu dan atau semacamnya terserah subyektif pencerita. Untuk kali ini akan saya ceritakan apa yang dahulu di ceritakan kepadaku tentang Gambaran MERAPI dan MERBABU tetapii bukan Api dan Abu, melainkan gambaran sifat manusia dimana MERAPI melambangkan manusia Sewenang wenang pemarah dan pembangkang Sedang MERBABU Yang diartikan Seseorang yang memposisikan Sebagai Babu Atau bisa berarti juga Hamba.

GUNUNG MERAPI
Gunung Merapi Melambangkan Neraka atau Ahli neraka yang bersifat berapi-api, Pembangkang tidak mau menurut ketentuan atau hukum yang seharusnya mengatur untuk kebaikannya, namun malah lebih suka menurut kemaunnya sendiri dan suka meledak-ledak dan ibarat membakar apa saja yang dilalui bagaikan larfa pijar yang leluar dari bibir kawah merapi saat terjadi erupsi. Larva pijar itu jugalah yang digambarkan apineraka yang menyala-nyala tempat ahlineraka yang ahli melanggar berada.

GUNUNG MERBABU
Gunung Merbabu Kebalikan dari MERAPI, MERBABU yang sejuk nan dingin melambangkan SYURGA Tempat perkampungan yang yang elok nan indah denggan taman taman yang dibawahnya mengalirlah sungai sungai. Penghuni atau ahli SYURGA adalah mereka yang di dunia bisa memposisikan sebagai BABU atau HAMBA SAHAYA. Babu Atau HAMBA SAHAYA Sangat taat pada tuannya segala perintah dijalaninya dengan tulus dan segala yang di larang di tingalkannya jauh jauh dan segala aturan aturan Tuannya di jaga dengan tiada melanggarnya.

Begitu pula Ahli Syurga mereka Adalah terdiri dari Orang orang yang semasa hidupnya Bisa memposisikan Sebagai Hamba Tuhannya dengan sebenar benarnya menghamba, Mereka senan tiasa Mentaati yang wajib mengamalkan yang sunah dan menjaga peraturan Nya dengan tiada melanggarnya. Yang di gambarkan dengan GUNUNG MERBABU

Itulah inti cerita semasa kecil saya yang bisa dibilang mengada-ada, namun tetap ada pengajaran Positifnya (menurut saya). Sekarang tiba pada kesimpulan dan pendapat diri pribadi saya dari cerita kakek atu guru saya yang lupa pastinya kerena sudah lama kejadiannya. Tidak Afdol rasanya jika tidak ada pendapat pribadi dan hanya mengulang cerita. Ahli neraka sudah jelas mereka adalah ahli melanggar akan batas-batas ketentuannya. Sedangkan ahli Surga adalah mereka yang ahli taat dengan menjaga peraturan dan tiada melanggarnya hal itu sudah jelas adanya.

Sekarang pendapatku Tentang Babu atau Hamba sahaya yang selalu menurut pada Tuanya.
Baik Ahli Surga Maupun Ahli neraka Sebenarnya mereka Adalah Babu Atau Hamba Sahaya yang Selalu Menurut pada Tuanya.

Ahli Surga adalah Mereka yang Bisa memposisikan sebagai Hamba Tuhan Yang Menjalankan Segala perintahnya dengan Mentaati Yang wajib mengamalkan Yang Sunat dan menjaga peraturan dengan tiada melanggarnya.

Ahli Neraka Posisi mereka juga sebagai Babu atau hamba sahaya yang selalu patuh untuk mengikuti kesenangan Nya dengan diperbudak oleh Nafsu yang meguasai-Nya.dan Setan-lah pemimpinnya.

Begitulah cerita yang sepertinya mengada ada namun tetap ada baikya bila kita ambil pelajaran positifnya. Dan mohon maaf jika tidak karu-karuan penulisannya. Semoga ada Manfaat tentang Gambaran GUNUNG MERPI DAN MERBABU tadi.






Terimakasih Telah Membaca: "MERAPI MERBABU" Jika Berkenan Silahkan Bagikan Pada Kawan-kawan Di:

Twitter Google+ Fb Share
Posted by Mus Jono, Published at 1:20 PM and have 22 komentar

22 komentar:

  1. asyik bangeet.
    filosofi yang mengajarkan mengenai surga dan neraka lewat gunung kembar yang sebenarnya nggak kembar. hehe.. pinter banget menggambarkannya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya tuh Simbah simbah dulu. Apapu bisa jadi bahan cerita untuk ndongeng ke cucu-cucunya..

      Delete
  2. ternyata filosofi dari kedua nama gunung itu teh dalem banget y, tapi kenapa saat ini merapi(api) lebih ngetop dibandingkan merbabu(hamba sahaya) ya kang, padahal mereka berdekatan....pasti ada filosofinya juga nih..?!

    ReplyDelete
    Replies
    1. Initeh bukan masalah filosofi (wedhie aku yen wis ngomong filosofi). Ini teh manis sebum tidur dongeng yang bolelah diambil pengajaran baiknya getuh atuh akie akie. ehehehe..

      Delete
    2. ya udah kalau bukan filosofi mah atuh, kanopi juga boleh lah, kebetulan garasi saya perlu dipasangi, berapa harga per meter nya kang?

      #pasang muka kabayan

      Delete
    3. Ohh kopih murah lah mang. Satu cangkir sepuluh ribuh atuh..
      Pahit apa asin?

      Delete
    4. Hasem Gratis tis tis tis... Nyolek ketek ndiri sendiri trus ditaruh diatas mulut lah. ayak ayak jebol heheeee

      Delete
  3. yang pasti kedua gunung ini saingan pasangan sindoro sumbing, hehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. mungkin juga. tapi setahu aku keduanya tetep rukun rukun saja, tak pernah Aku liat adu Jotos. iyehe..

      Delete
  4. ternyata merapi dan merbabu mempunyai makna yang sangat dalam :-)

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya yah dalem sedalem laut.. nan samudra

      Delete
  5. "Melaksanakan segala perintah dan menjauhi segala laranganNya serta Mentaati yang wajib mengamalkan yang sunah, serta menjaga peraturanNya dengan tiada merobah-robahnya dan tiada melanggarnya"

    Bukankah itu sifat taqwa yyang di miliki oleh orang-orang yang berserah diri kepada Tuhan nya?




    ReplyDelete
  6. jadi kapan mau ng'bahas tentang gunung kareumbi yang ada dibelakang rumahku?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sabar Akie harus nunggu di antri ini barang kali sepulang naik haji nanti. Doain aja semoga cepat terlaksana untuk kita. Yaaa....

      Delete
  7. jdi ini blogmu.. hehee :D keren.. penjelasannya detail.. terima kasih.. :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Terimakasih apresiasinya Shobat dan telah menyempatkan mengunjungi blog ini. Ini jga blog aku Tapi yang tak maksud itu blog satunya

      Delete
    2. Marilah masing-masing kita berhati-hati terhadap pujian, menggencarkan dzikir agar hati selalu tunduk mengagungkan asmaNya.

      Delete
  8. kalo saya hanya pernah naik gunung merbabu saja, kalo merapi malah belum pernah, bagus banget loh pemandangan merbabu, asik an seger, kalo sekarang gak tau, katanya sudah tandus ya?

    ReplyDelete